September 15, 2013

Bait cinta : kelam abu-abu




Kususuri jalan tapak kelam abu-abu Dua dunia mengikut terasa retak tulang belulang. Oh, sudah pagi. Ayam jantan bernyanyi ibu dapur menyalahkan api tungku. Duduk sila dengan pikiran yang alur berantakan

Loh, kenapa sudah pagi sedang mata belum juga terpejam Mantra-mantra yang selalu terbaca hilang ejaan hilang pula arti. Ini shimphoni berapa dunia ?? Dunia-dunia lingkaran kelam abu-abu.

Bukan cerita cinta, tak ada cinta yang menyakiti. Ini cerita siti nuri berkebaya. Burung cantik pandai berkicau salah dandan salah gaya.
Kasihan..

Mari kita bicara. Pikir dan hati bekerja sama. Dimana lirih pilu yang tersayat dimana riuh pelaut yang gagah perkasa. Aku perempuan mas broo...! pelaut ?? Simpan lipatan kolotmu.

Ini urutan pikir dan hati. Seperti mega merah pikir dan cahaya pagi hati. Sudah terurut! Tapi apa penghalang cerita dunia masih tetap kelam dan abu-abu. Rupanya lingkaran ini masih belum jelas, kelam abu-abu.