October 26, 2013

Dunia maya dan keanehannya




Dunia maya - apa sih yang dinamakan dunia maya ? Jawabannya pasti dunia yang tidak nyata. Yaitu dunia informasi tempat bertukar segala hal melalui tulisan dan gambar. Kurang-kurang lebih seperti itulah.

Saya sedikit aneh menanggapi aturan mbak maya ( saya perempuan, ya mbak maya tentunya ). Ketika seseorang membuat tulisan dan dimanfaatkan oleh pengguna lain buat saya pribadi, Alhamdulillah bisa manfaat. Mungkin pendapat dangkal pemahaman karena kurang pengetahuan makanya saya berkata begitu. Tapi, walaupun saya tidak sepandai sahabat lain dalam hal ilmu pengetahuan dan pemahaman, berbagi buat saya dalam tulisan itu hal yang luar biasa.

Misalnya seperti tulisan saya yang satu ini atau bisa dikatakan hampir semua artikel saya, siapa yang berkenan kopi paste tulisan tidak mutu. Tapi menurut pemahaman saya disinilah indahnya menulis buah pikiran apa yang Anda tahu, bukan apa yang orang tahu. Kemudian misalnya bermanfaat, tentunya sangat berucap Alhamduu_lillaaah ada manfaat. Tapi kalau kemudian membuahkan masalah, berarti saya kurang ikhlas saat membaginya. Bagi saya kenapa harus dimasalahkan kalau dengan cara itu bisa membuat hidup orang lain berarti. Hem..

Mungkin bergunanya suatu aturan untuk dipatuhi sehingga terjadi silaturahmi dan saling membangun dan membina kedisiplinan hak perorangan. Bisa jadi salah satu sebab kenapa saya tidak bisa kaya! Terlalu menyalahi aturan. Hehee

Buah keanehan dunia maya - Salah satunya seperti sama halnya kejadian di faceboo saya. Seorang sahabat wanita yang suka berbagi foto terbarunya kemudian disalahi oleh salah satu sahabat pria facebook. Berbuah masalah dan selisih pendapat. Bagi saya seharusnya dapat membatasi diri. Album foto maya itu milik umum kalau kita tidak pandai mengaturnya.

Ada baiknya memang memahami aturan dan tahu menempatkan diri, disitu orang lain bisa menilai siapakah diri kita dan sosialisasi ala ke maya-mayaan berjalan aman dan tidak berbuah masalah.
Hanya sedikit buah pikiran malam ini. Walau tidak manfaat, Alhamdulillah media ini bisa menampung pikiran saya. Saya sangat bersyukur bisa menulis.