December 7, 2013

Misteri Klepon Yang Mengerikan Sepanjang Hidup




Assalamu'alaikum sahabatku seiman dan aamiin seIslam Insha ALLAH hingga akhir hayat.  Kalau berpaling, kita bukan saudara lagi dan salamnya di ganti menjadi “selamat dihari Anda membaca tulisan saya”, kalau tidak selamat pasti tidak bisa baca karena sudah berkawan cacing.

Buat sahabat blogger yang to sulawesi, jangan bilang saya shedeng ya ?? Seperti kata sahabat yang di barat Indomi. Sedikit pisle boleh dong, ( pisle itu bahasa gaul anak papua tapi saya juga kurang tahu apa artinya) atau acak maut from pasundan. Tapi, kawan... saya belum gila hanya sedikit nyerempet-nyerempet ke situ. Hehee...

Setelah libur lama tidak buat tulisan karena kesehatan yang dikejar malah sakit, harta di kejar malah miskin, ketenangan di kejar malah kacau. Mungkin karena dikejar ya ?? Jadi kaget dia malah lari tidak jelas kemana. Akhirnya saya pilih diam hanya mata pikiran yang jalan dan jempol saya yang mengikuti pikiran dan mata mengetik tulisan ini. Semoga tidak ada komentar sadis, karena tulisan saya kali ini banyak rica jadi pediss! Hehee

Sebuah kenyataan yang saya coba tuangkan dalam tulisan, semoga ada manfaat yang bisa diambil.

Misteri Klepon Yang Mengerikan Sepanjang Hidup

Ini cerita tentang klepon. Jajanan pasar asal pulau jawa yang terbuat dari tepung ketan berisikan gula merah yang berselimutkan kelapa parut. Kalau di sulawesi namanya onde-onde basah. Serupa bentuk, sama warna tapi tidak senama, ya itulah uniknya Bhineka Indonesia. Sebenarnya bukan si klepon yang menjadi misteri atau cara membuat menimbulkan misteri tapi semua ini bermula dari “pertamanya”.

Ternyata, segala sesuatu pasti ada pertamanya dan pertama itu yang menentukan kelanjutannya. Untuk pertama kalinya menjadi yakin, orang lain yang tidak sepaham, kemudian akan mengakui bahwa hal itulah yang benar. Hanya sayangnya disinilah letak misteri klepon yang mengerikam sepanjang hidup saya.

Untuk pertamanya setiap pasangan yang akan menikah tentu baik bila diantaranya saling terbuka, teruntuk wanitanya. Mereka akan bertanya pada calon pasangannya,
“apa yang harus adik lakukan untuk membuat kanda senang atau apa yang harus adik hindari agar tidak membuat kanda murka” tapi berbeda denganku. Saya jujur katakan, “kak, saya tidak pandai masak dan ini kelamahanku. Asal sabar, saya bisa melakukannya untuk kakak”. ( preketek! Sambil meletin lidah. Haduh, perempuan tidak bisa masak! )

Dan klepon bagi perempuan yang kurang pandai sekalipun, akan dapat paham dengan baik bagaimana cara membuat kue ringan buat mengisi waktu senggang bersama keluarga. Bahasa kasar cara membuat klepon, lah itu cuma di kasih air pada tepung supaya bisa di bentuk terus masukin gula merah tengahnya, di bulatin terus masukkan kedalam air mendidih yang direbus dalam panci. Kalau sudah mengembang atau apung ke atas langsung di angkat dengan saringan lalu guling pada parutan kelapa. Selesai.

Tapi, kleponku awal masalah sampai pada masakan, kue lebaran dan semua sajian hasil karyaku. Hanya sebab pertamanya. Pertama begitu polosnya saya katakan tidak tahu urusan dapur dan terhamburlah urusan yang bersangkutan dengan dapur.

Inti misterinya dimana nih, mutar tikung belok jadi bingung. Itu sudah, namanya juga sedeng. ^_^

Mungkin suami saya waktu itu belum pernah lihat cara membuat klepon sebelumnya pada orang lain DAN untuk pertamanya, istri yang membuat. Tiba-tiba pintu jendela horden di tutup rapat dan ia suami saya itu memperhatikan dengan sedikit menggoyang-goyang kepala. ( Pintu, jendela, horden, itu bahasa khiasan dalam kelanjutan urusan dapur kami. Ini semua gara-gara pertamanya ) Beliau berkata,
“tidak salah bikin kah ? kenapa tidak di bungkus daun!”
Saya tenang saja karena saya yakin tidak salah bikin dan saya mengerti jajanan apa yang ia maksud. Sayangnya klepon buatanku tidak dimakan. Di tengokpun tidak. Yang bikin saya terkejut, rumah kami jadi gelap karena kue klepon.

Dan untuk pertamanya juga jatuh salah pada sayur asem. Masa iya sayur asem pakai daun bayam! Dan kue kering lebaran yang aneh dimatanya. Akhirnya dapur rumah tangganya saya serahkan kembali padanya. Silahkan cari pembantu lain untuk mengolah masakan sesuai pengertian Anda. TAMMAATT!!∅

Pesan untuk para suami :

♪Pujian seorang suami adalah semangat juang seorang istri. Istri itu stempel paten yang kalau dirubah maka terubahlah semua susunan kehidupan dalam rumah tangga. Istri itu bukan sesuatu yang harus ditawar, karena ia mantan binaan dalam sebuah keluarga dengan banyak keterbatasan. Tetaplah membina, lanjutkan harapan orang tuanya untuk kelanjutan keluarga yang sedang dibina.

♪Jangan membandingkan ia dengan hal apapun. Karena saat perbandingan itu di hadapkan padanya maka ia akan naik banding dan membanting semua hal yang dianggap lebih penting dari dirinya.

♪Sayangilah ia. Karena istri adalah penjaga semua harta bendamu. Pemelihara semua pendapatanmu yang menumbuhkan kehidupan dalam keluargamu. Pakai hati untuk menjaganya. Gunakan telinga untuk mendengarkan perkataannya maka ia akan memberikan sesuatu yang tidak engkau sangka sebelumnya.

Apa yang paling di harapkan seorang suami ? Ada yang mahu jujur ? Pasti pada ngaku, beristri muda. Hehee

Selesai.