January 17, 2014

Jangan malu mengungkapkan perasaan pada pasangan




Uangkapan perasaan saat ini yang anda rasakan sangat besar pengaruhnya pada kehidupan selanjutnya. Rasa bahagia yang diberikan pasangan, kenyamanan saat bersamanya, kesan beberapa waktu perjalanan atau hal-hal lain yang berpengaruh dalam hubungan bersama sidia (pasangan hidup) akan membawa anda pada hubungan keterbukaan kedekatan saling memiliki mengisi dan melengkapi.

Malu mengungkapkan sama arti dengan hilang satu kesempatan untuk lebih dekat dengan sidia, karena apa yang ia pikirkan belum tentu sama dengan apa yang anda rasakan.

Misalnya ucapan terima kasih. Kalimat ini sederhana, menggambarkan suasana hati dan penghargaan bagi pasangan Namun bila ungkapan ini anda wakilkan dengan senyuman, bisa berarti lain di mata sidia. Mungkin ia senang, mungkin ia terpaksa menyenangi, mungkin ia tidak menganggap itu sesuatu yang bernilai, bisa saja yang ada dalam pikiran sidia hal semacam itu. Dan perwalian senyuman tanpa ucapan serasa kurang sah.

Jangan malu mengungkapkan, jangan malu untuk lebih terbuka, jangan takut dengan berpikiran yang bukan-bukan, anda tidak akan tahu hasilnya sebelum melakukannya.

Ia pasangan anda adalah orang yang tepat untuk berbagi rasa, berbagi pikiran, berbagi kesenangan, berbagi apa saja yang anda rasakan. Bukan teman, bukan sahabat, saudara atau teman curahan hati yang pantas anda datangi dan berbagi perasaan. Karena pasangan hidup adalah teman sahabat saudara orang tua terbaik yang pandai menjaga rahasia atau perasaan anda.

Oleh karena itu, cobalah untuk berani mengungkapkan apa yang anda rasakan kepada pasangan anda. Buat ia terlibat secara keseluruhan dalam kehidupan anda, tanpa batas, tanpa perantaraan, tanpa malu dan biarkan keterbukaan ungkapan perasaan mengikat dua hati yang penuh tanya hilang terlepas bebas tanpa ganjalan.

Mulailah dari sekarang, dari yang mudah anda ungkapkan dan sekecilnya adalah ucapan terima kasih. Selamat mencoba**

Sedikit tips mengatasi kesalahpahaman.

_Biarkan pasangan menyelesaikan perkataannya sampai selesai tanpa dipotong agar anda bisa menyerap dengan baik maksud ucapannya.

_Ketika salah satu terbawa emosi, yang lain harus kendalikan emosi agar tidak terbakar emosi berdua. Karena dalam rumah tangga tidak ada yang kalah dan menang.

_Berusaha selesaikan pertanyaan saat pertama anda terima. Jangan mengalihkan atau mencari pembenaran karena masalah yang tidak selesai akan menjadi bom waktu seketika meladakkan permasalahan berikutnya.

Itu saja sedikit dari saya, yang lebih pengalaman silahkan menambahkan atau meluruskan salah pada tulisan saya.

Selesai.