January 19, 2014

Jika ingin memaafkan, maafkanlah dengan ikhlas




Sahabat Dunia Wanita. Apa anda paham judul dari tulisan ini yang tertera di atas ? Saya sebenarnya juga kurang begitu paham tapi saya akan coba berbagi sesuai pengertian yang saya miliki. Kalau sahabat Dunia wanita ada yang lebih paham, mohon berbagilah bersama saya.

Saya menulisnya tidak terlalu panjang-panjang, disamping ilmu dan pengertian yang terbatas, saya tahu Anda juga sama dengan saya yang kurang suka tulisan yang terlalu panjang. Biar sedikit asal dibaca, Alhamdulillah kalau ada manfaat.**

Pengertian kalimat dari judul yang saya penggal-penggal

Jika ingin. Berarti masih ada dua kemungkinan antara memaafkan atau tidak. Tapi baiknya disini sudah ada keinginan hanya pengertian dari tindakan yang akan dilakukan bisa baik bisa kurang baik.

Memaafkan, sama arti dengan memberi ampunan, melepas kesalahan, menerima kekurangan. Dan pemberian itu dilakukan dengan sikap sadar. Kalau belum sadar tentu tidak memaafkan walau mungkin memberikannya dengan sebab atau alasan.

Maafkanlah dengan ikhlas. Inilah pengertian pemberian maaf yang sesungguhnya. Tanpa alasan tanpa sebab tanpa karena tapi benar-benar sadar bahwa memberi dengan ikhlas itu tanpa syarat. Yaitu saya paham bahwa manusia tempat salah dan lupa dan saya memaafkan dengan ikhlas.

Memang tidak mudah memaafkan seseorang yang telah berbuat salah dan memberikannya dengan ikhlas. Kadang kita butuh pengertian yang baik untuk bisa memaafkan.

Memberi maaf yang diberikan dengan ikhlas adalah sikap yang mulia.**

Sedikit mengutip pesan yang disampaikan ustad felix siau;

Membenci orang lain, cari-cari kesalahannya, balas perbuatannya dengan buruk, menyakiti bukan dia yang rugi tapi kita

Tiap kata kasar yang kita tulis, kita duluan yang baca. Tiap kata kasar yang kita ucapkan telinga kita lebih dekat dari pendengaran dia yang akan kita balas, kita yang rugi

Karena kebencian itu mengotori akal, mengeraskan hati, buat kita jadi bebal, kreativitas kita mati

Kalau kita merasa puas telah membalas kebencian itu tandanya hati kita penyakitan itulah dengki, hatinya susah lihat orang bahagia, tersiksa saat orang tertawa

Tidak perlu membalas tiap perbuatan buruk yang orang lakukan pada kita, tidak merubah apa-apa kecuali membuang waktu percuma. Kawan dan sahabat yang baik pasti tidak respek

Lebih baik melakukan hal yang manfaat, hidup cuma sekali sayang kalau mendengki. Sebaik-baik kita tetap ada yang mencela, sejahat-jahat kita tetap ada yang membela. Tetap adem dan kalem itu lebih baik.

Selesai.