January 24, 2014

Pilihan satu rupa tapi selera belum tentu sama | cerita gambar




Hal ini terjadi pada taman bunga dadakan yang ada pada halaman sepanggal belakang rumah saya. Dua pejantan yang datang menyerap madu memberi pengertian pada saya bahwa pilihan boleh satu rupa tapi selera belum tentu sama.


Sikumbang hitam rupa setiap hinggap pada satu bongkol bunga selalu memilih keadaan rupa yang sama. Bunga yang cukup tua dengan bentuk yang sama.


Sedangkan kumbang coklat keemasan memilih bunga yang tidak terlalu tua dan satu bunga tunggal yang tidak bercabang.


Bahwa didalam hidup ini tak ada yang perlu dirisaukan, setiap kehidupan punya takdirnya masing-masing. Setiap yang dilahirkan membawa jodohnya pula dan rupa mungkin sama tapi selera belum tentu sama.

Cepat atau lambat tergantung takdir hidup kita. Tuhan telah merencanakan hidup manusia tinggal kita menjalani sesuai dengan aturan yang diberikan.

Bagi kita yang memiliki bentuk tubuh rupa maupun keberuntungan yang kurang menurut si empunya, jangan berkeci hati. Dari kurang menurut yang dimaksudkan justru lebih mudah mengamanahinya.

“dan aku bersyukur kepada Tuhanku yang memberikan wajah taksecantik artis ternama hingga aku mudah mengamanahinya. dan aku bersyukur diberikan rupa indah dan menawan disana terlihat betapa maha pencipta Tuhanku menunjukkan pada kami bahwa rupa bukan jaminan keselamatan dunia dan akherat“
Untuk itulah kita pantas bersyukur atas karunia yang Tuhan berikan pada manusia. Bahwa Pilihan boleh satu rupa tapi selera belum tentu sama**