February 28, 2014

Lampiran hidup yang menyakitkan




Lampiran → Lapangan kerja yang bikin sumpek pikiran. Lampiran.

Hidup memang penuh lampiran. Senang di sandingkan dengan susah. Bahagia di sandingkan dengan bencana. Suka di sandingkan dengan duka. Tawa di sandingkan dengan tangis. Setia disandingkan dengan hianat dan seterusnya.

Lampiran itu di harapkan bisa memaknai hidup dengan baik, kemudian bisa lebih baik, bertahan yang terbaik dan terus seperti itu sampai semua menjadi baik.

Saat pusing berpikir, itulah lampiran senang waktu semua terpecahkan dengan mudah. Lalu kemudian menjadi hilang arah lampiran dari petunjuk yang terlupakan, berubah menjadi pribadi yang plin-plan saat menentukan pilihan lampiran dari ego yang tinggi kemudian menjadi diam seribu kata lampiran dari kebanyakan ngomong.

Akhirnya kembali memisahkan beberapa lampiran penyerta, memperhatikan yang pokok dan membuang lampiran penyertanya.

Dan lampiran pribadiku, ngantuk, lemas, hilang gaga, otak mati, muka tembok. Hayo, lampiran apa ini.