March 23, 2014

Cara mengatasi lupa yang tidak disengaja




Lupa hari Lupa tanggal Lupa bulan ? Hem…., asal jangan lupa diri ya ? Penghuni RSJ bisa bertambah satu bila sampai hal itu benar terjadi.

Bagaimana kalau lupa nanam, seperti kejadian lucu yang terjadi di RSJ. Salah seorang tukang bersih-bersih (TBB)  yang tanpa sadar menyiram tanaman yang di tanam sederet yang salah satunya di tanam  oleh penghuni RSJ (rumah sakit jiwa). Mungkin karena keasikan sampe tidak sadar. Anda tahu apa yang di tanam oleh pasien RSJ ? Besi!  Yah pasien itu menanam besi di sederetan tanaman.

Waktu itu bertepatan dengan kunjungan kepala rsj. Melihat kejadian aneh itu KRSJ paham saja kalau yang menyiram itu juga orang tidak waras.
Sekedar menyapa, kepala RSJ berkata : “subur ya tanamannya ?”
Tukang bersih-bersih itu spontan kaget dan baru sadar lalu menjawab, “subur apa?!, ini beeesi!” ^_^

Atau pengalaman seru yang terjadi pada ibu-ibu darma wanita saat menyanyikan lagu wajib diaula pertemuan dalam kegiatan pertemuan rutin.

Pembawa acara memberitahukan saatnya menyanyikan lagu mars darma wanita, tapi petugas palu atau pemimpin lagu mengambil suara lagu himne tapi meminta lagu mars. Wah wah wah… pasti seru dan lucu.

Itulah beberapa kejadian lucu dari lupa urutan yang telah ditetapkan. Bagaimana cara mengatasinya ?
Berikut ini beberapa cara sederhana mengatasi kesalahan-kesalahan dari kebiasaan melompati urutan-urutan rutinitas dalam keseharian.

Pertama, biasakan melatih diri disiplin kerja.
Misalnya seorang ibu rumahan dalam menjalankan rutinitas. Mulai dari bangun pagi, membangunkan anggota keluarga, membuka horden jendela atau pintu, memanaskan air dstnya. Lakukan kegiatan itu secara berurutan dan tidak melompati sesuai dengan kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan ini bisa melatih diri tidak melakukan keselahan.

Kedua, menyusun jadwal kegiatan dari semalam
Biasanya kita lupa menyusun jadwal kerja dari semalam atau mengandalkan kemampuan ingatan melakukan aktivitas dengan baik. Bagi yang tidak memiliki kegiatan diluar kerjaan rutin, bisa saja menyusul di waktu yanglain tapi kadang justru hal ini sebab kelupaan atau keyakinan yang salah diluar aturan yang benar.

Karena itu baiknya menyusun jadwal kerja dari semalam. Bila perlu tulis pada selembar kertas, apa lagi kalau ada kegiatan tambahan. Jangan meremehkan hal yang kecil.. Karena kadang si kecil sebab rubahnya si besar.

Ketiga, menempatkan jadwal kegiatan tambahan pada tempat yang mudah di lihat.
Cara ini salah satu yang penting. Seperti meletakkan jam dinding di tempat yang mudah di lihat begitu juga dengan kalender atau menyediakan papan tempat menempel jadwal tambahan. Cara ini melatih kerja agar tidak melenceng dan tepat waktu.

Kalau kebiasaan disiplin di lakukan terus menerus tanpa henti dengan sendirinya terlatih dan mengurangi kesalahan.

Itulah beberapa cara mudah untuk melatih diri agar tidak terjadi lupa tanggal lupa hari dan kelupaanlainnya yang di yakini benar.

Semoga manfaat.
Kalau ada yang perlu di tambahkan, kritik dan sarannya semoga menjadi kebaikan bersama.