April 2, 2014

Obat Nyamuk Tiga Roda Untuk Ibu




Berbagi kasih sayang tidak perlu pilih kasih. Siapa saja, asal itu pantas kebaikan itu akan berpulang pada kita sendiri. Sama hal yang saya rasakan malam ini. Rindu kasih sayang ibu, saya di hadiahkan Tuhan dua ibu sekaligus.**Dan ini ceritaku.

Obat nyamuk tiga roda untuk ibu

Dua ibu tinggal disekitar rumah saya, yang satu ibu pemilik warung makan dan yang lain berjualan sembako. Ibu penjual sembako seperti punya kontak batin dengan saya. Ibu ini paling tahu kalau saya lagi malas masak atau lagi ingin sesuatu. Tiba-tiba saja ibu datang dengan sepiring ini dan itu lalu menawarkan kepada saya dan ini sudah berjalan lebih dari lima (5) kali. Kalau ibu pemilik warung paling tahu mengatasi penyakit malas akut yang saya derita. Walau harus melempari pagar rumah atau seng, ia akan lalukan supaya saya bangun atau keluar dari persembunyian.

“ani…..!  ani. bangun sudah siang!”

“ani… aniii….!  ampun anak ini! kamu bisa matang kalau ngeram terus, keluar sana!”.

dst,

Kali ini ibu yang peduli dengan penyakit malas akut, menemani ridur malam saya. Setelah makan cerita sedikit, suara tivi membujuk ibu terlelap pulas. Saya sempat mengingatkan ibu untuk mengoles obat anti nyamuk pada tangan dan kakinya tapi karena lelah ibu sudah lupa dan langsung tidur pulas.

Karena ibu sudah terlelap, saya jadi kasihan mengganggu dengan sapuan anti nyamuk pada kulitnya. Akhirnya saya teringat pada tukang obat nyamuk yang selalu mengingatkan saya untuk membakar obat nyamuk sebelum tidur.

“obat nyamuk itu tahan 4 jam, setelahnya harus bakar lagi”

Dan malam ini saya berikan obat nyamuk tiga roda untuk ibu. Dan kembali membakarnya setelah 4 jam kemudian.

Selamat tidur ibu, mimpi indah. Terima kasih untuk perhatian dan kasih sayangmu. Hanya ini yang bisa saya persembahkan untuk ibu obat nyamuk tiga roda untuk ibu.