Awal Puasa Ramadhan dan Lebaran 2017 Akan Bersamaan, Ini Alasannya

Awal mulai puasa ramadhan dan idul fitri 2017 kali ini akan berlansgung bersamaan, sama seperti tahun sebelumnya. Baik bagi mereka yang berdasarkan perhitungan Rukyah ( imkanur) maupun metode Hisab. Awal puasa tahun 2017 kali ini akan dimulai pada tanggal 27 Mei dan hari raya idul fitri jatuh pada tanggal 25 Juni.

Menurut wakil ketua pimpinan Muhammadiyah wilayah Jawa Timur, mengatakan hal ini karena posisi bulan saat ijtimak akhir sya'ban telah berada diatas 4 derajat. Dan puasa tahun ini akan berlangsung selama 29 hari, sebagaimana dilansir oleh pwmu.co , 14/03/2017. 

Dalam metode Hisab yang menjadi pedoman Muhammadiyah selama ini didapati bahwa Ijtimak menjelang ramadhan terjadi pada jumat 26 Mei pukul 02:46:53 WIB. Posisi bulan kala terbenam Matahari di Jogjakarta sama dengan +08 derajat 01'58 dimana Hilal telah wujud.

Ia menambahkan, Kebersamaanpun akan terjadi untuk hari raya Idul Fitri, dimana Ijtimak menjelang Syawal terjadi di hari Sabtu 24 Juni pada pukul 09:33:12 WIB. Saat itu posisi bulan saat terbenam matahari di Jogjakarta adalah 3 derajat 46'31 yang menandakan Hilal telah Wujud. Dan posisi bulan akan berada diatas ufuk di seluruh wilayah Indonesia. Dengan ini maka 1 Syawal akan jatuh pada 25 Juni 2017 sebagai Hari Raya Idul Fitri.

Namun demikian Wakil Ketua PWMU menegaskan tidak menuntup kemungkinan akan ada perbedaan hari dan tanggal perayaan Idul Fitri kali ini, khususnya mereka yang menggunakan metode Rukyah murni. Ini karena, posisi hilal ketika matahari terbenam di tanggal 24 ada di angka 3 yang kemungkinan akan sulit di Rukyah secara kasat mata. Namun secara metode Imkanur Rukyah, punya pandangan bahwa apabila posisi hilal telah berada di atas 2 derajat, maka bisa dinilai telah memasuki bulan baru.

Sebagai informasi, dalam menetapkan awal puasa dan lebaran terdapat dua metode yaitu metode Hisab dan Rukyah. Keduanya berlandaskan pada hadits nabi. Rukyah adalah metode penetapan berdasarkan melihat hilal dengan mata biasa, dan dengan perkembangan ilmu pengetahuan saat ini dilakukan juga dengan cara Rukyah ilmiah, atau yang kini kita kenal dengan Ilmu Falak atau Hisab. 

Jadi secara khusus pihak muhammadiyah telah menetapkan waktu awal puasa tahun ini. Sementara dari pihak MUI hingga hari ini belum ada fatwa tentang kapan awal puasa tahun 2017 akan dimulai. Diharapkan awal puasa tahun ini bisa dilakukan bersamaan begitu juga dengan hari raya lebaran, baik mereka yang menggunakan metode Hisab maupun Rukyah.

PALING POPULER

Yang perlu lelaki tahu ketika perempuan marah tanpa sebab

Cara Membuat Perahu dari Botol Pelastik

Semua Tentang Pisces

Pasangan Anda Pergi ? Coba cara ini untuk memenangkannya kembali

Manfaat Belut bagi kesehatan wanita