Pertolongan Tuhan Itu Nyata Bagiku


Hal sepele yang ingin saya ceritakan disini sepertinya umum biasa di alami oleh semua oranga hanya saja perbedaannya mungkin di tafsiran akhir. Dan kejadian ini benar-benar tanpa menghitung hari, hanya hitungan waktu beberapa jam kedepan semua menjadi nyata.

Entahlah, mungkin ini ada kaitannya dengan perkataan orang pintar itu, "hati-hati pada ucapanmu nak! Kata-katamu tajam."

Tajam ?

Atau mungkin juga apa yang di ceritakan teman saya ada benarnya, "Allah akan segerakan doa orang-orang yang padanya ia tidak berkenan agar supaya segera menjauh." Istighfar tanpa batas. 

Entahlah saya tidak tahu persis dasar dan ilmunya. Yang jelas saya berusaha berbaik sangka.

Dan beberapa kenyataan yang saya alami benar-benar terjadi. Hal sepele itu seperti saya sedang menginginkan sesuatu, tidak perlu saya ucapkan cukup dengarkan kata hati dan pikiran saya bekerja, selang beberapa jam keinginan itu berubah menjadi kenyataan.

Gastor ( gabus toraja ) dan ikan tambakan.

Pagi hari ada keinginan besar sekali makan ikan air tawar. Mahu ke pasar dengan uang 150 tentu tidak cukup. Saya berpikir bagaimana mendapatkan ikan itu. 

Malamnya, pintu rumah saya di ketuk. Waktu itu hujan gerimis agak lebat. Biasanya orang enggan mengetuk terlalu lama sebab kehujanan dan biasanya pasti tidak saya buka. Tapi kali ini suara itu berulang-ulang memanggil dan meminta saya membuka pintu.

"Mama jokowi... buka pintu.. ini ada kiriman. Mama joko.. buka pintu kah dulu saya ada bawa sesuatu. Ikan.. ikan.. ikaannn...."

Rekaman terakhir yang saya paham, "ikan!" Oh itu kiriman dari Allah, ikaannnn ! Dalam hati saya berujar.

Walaupun tidak ada yang gratis, 50 ribu bisa saya berikan. Dalam hati berterima kasih sekali sama Allah. Dan banyak lagi kejadian dalam hitungan jam, karena itu betapa ALLAH itu nyata dalam keseharian saya.

Ada lagi peristiwa yang luar biasa nyata beberapa hari yang lalu saya alami. Mungkin kejadian ini termaksud dalam doa tangis saya sepanjang hari. Malu hati pada Allah itu yang pertama, tapi saya katakan saya punya Engkau ya ALLAH, walaupun Allah tidak menyukai perbuatan saya Bantu saya dengan kasih sayangMU. Hal ini terlalu berat untuk saya jalani dan hanya Engkau pemberi rizki.

Dan semua berjalan tanpa penolakan. Walau berat tapi tak ada pilihan dan saya menerimanya dengan ikhlas. Saya tahu dan yakin! Allah berkuasa atas segala sesuatu dalam dunia ini. Allah akan menolong saya.

Keadaan dimana rasa takut sebagai wanita yang berkontak langsung dengan pria yang bukan siapa-siapanya, sekuat apapun wanita menghindar, ia tetap lemah di hadapan pria dengan otot yang kuat untuk mengikat wanita. Ketakutan saya benar terjadi. Saya mendengar suara di pintu itu memanggil saya beberapa kali tapi yang saya pahami adalah kata ikan. Itu harapan saya, keinginan saya dan ALLAH menyediakan untuk saya.

Dalam keadaan takut, gelisah bingung cara menghindar, datang seseorang yang melindungi saya dari hal yang tidak saya sukai sama sekali. Dan orang itu punya pengaruh besar pada masa depannya. Rasanya ingin menangis. Seperti ada yang merangkulku dan membuatku terlindungi. Dan saya tahu, itu pertolongan dari Allah.

Kembali kepada ongkos yang saya punya. Tidak ada yang grstis di dunia ini. Allah hanya memberi jalan keluar, pilihan ada pada saya. Ini ada ikan, kalau kamu mahu, 50 ribu cukup sebagai imbalan.

"Ya, saya ambil dengan 50 ribu. Bisakah Anda datang kembali membawakan saya ikan pada hari lain ? Atau mungkin lebih murah dari ini. Oh y, kami sendiri dan butuh banyak protein untuk menjaga kesehatan kami. Saya harus lebih extra memperhatikan kesehatan saya karna mencari hidup. Saya wanita."

Dia hanya datang karena tergerak oleh ALLAH, tidak ada kaitannya dengan pemeliharaan kesehatan saya. Mengapa harus terjadi basa-basi tawar menawar dan hati berpaling ? Membuat diri lupa bahwa Allah menolongmu dengan jalannya dan memberikan akal pada manusia untuk berfikir.

Dan saya lupa, tujuan awal saya minta kepada Allah itu perlindungan bukan mencari orang untuk bertanggung jawab pada kehidupan saya.

Kemudian sayapun sadar setelah beberapa hari aktivitas saya terpaku padanya. Waow, ada apa dengan hati ini ? Dan kembali pada tujuan awal permohonan saya kepada Allah.

Disinilah kadang membuat kita lupa bahwa sesuatu yang nyata dan samar itu datangnya bersamaan. Jasa tukan ikan itu, pria yang datang melindungi, pertolongan nyata campur tangan Tuhan sedang pribadi penjual ikan itu tidak ada sangkut pautnya dengan jodoh buat kita.

Sekali berenang, tentu satu pulau dulu kita singgahi. Renangan yang kedua, pulau impian yang akan kita tujui kalau dua pulau sekali renang, penasaran, sirip apa sayap yang Anda gunakan ?

Jodoh itu hak Allah. Ia tidak bisa di campurkan dengan kepentinganlain. Tidak boleh dasar nafsu. Tidak boleh dasar kuasa. Tidak boleh dasar harta. Sehingga perjodohan itu benar di takdirkan Allah.

Terakhir, untukmu pahlawanku. Maafkan aku, kiranya wanita penggoda maka aku termaksud di dalamnya. Dan kiranya pengampunan Allah masih padaku, tidak akan ku sia-siakan. Mari perbanyak istighfar semoga Allah mengampuni salah dan lalai kita.

PALING POPULER

Yang perlu lelaki tahu ketika perempuan marah tanpa sebab

Cara Membuat Perahu dari Botol Pelastik

Semua Tentang Pisces

Pasangan Anda Pergi ? Coba cara ini untuk memenangkannya kembali

Manfaat Belut bagi kesehatan wanita